Perkembangan Paham Komunisme

“Perkembangan Paham Komunisme”

Tulisan ini berbentuk Critical Review dari buku Dasar-Dasar Ilmu Politik bab V dari penulis Prof. Miriam Budiardjo dan buku Isme-Isme Dewasa Ini dari penulis William Ebenstein mengenai komunisme.
              
    Pada Bab V penulis memaparkan sejarah ajaran Karl Marx terbentuk, berawal dari abad ke-19 dimana kaum buruh di Eropa Barat menjadi tertindas dimana saat itu kemajuan industri meningkat sangat pesat, sehingga menimbulkan kesengsaraan kaum buruh. Karl Marx saat menjadi mahasiswa sudah melakukan kegiatan politik yang dianggap radikal sehingga menyebabkan dia diusir dari Jerman ke Inggris. Dalam menyusun teori perkembangan masyarakat Karl Marx sangat tertarik dengan George Hegel filsuf Jerman mengenai dialektik. Karl Marx tidak setuju dengan Hegel tentang dialektik hanya bersifat abstrak, tetapi Karl Marx berpendapat bahwa hukum dialektik berasal dari dunia materi.

Seiring berjalannya waktu pemikiran Karl Marx menjadi pola untuk membentuk masyarakat baru atas runtuhnya masyarakat lama melalui revolusi, Karl Marx menginginkan ketiadaan status sosial di masyarakat. Lenin berhasil mendirikan negara yang menerapkan dan meneruskan ajaran Karl Marx. Tetapi lambat laun paham komunisme menjadi pudar dikarenakan penyimpangan dari ajaran Karl Marx dan berkembangnya pemikiran tentang kebebasan di negara-negara yang ingin keluar dari Uni Soviet. Sehingga menyebabkan runtuhnya Uni Soviet karena tidak bisa menjadi sentral ajaran Komunisme.
            
   Pada buku Isme-Isme Dewasa Ini  lebih melihat pemikiran Karl Marx pada sisi ekonominya. dimana dalam buku ini ramalan Karl Marx terhadap perkembangan ekonomi di masa depan sudah tidak valid karena perkembangan ilmu pengetahuan dan perubahan zaman, pada buku ini dimana Karl Marx hanya melihat perkembangan ekonomi dari satu perspektif saja tanpa melihat perspektif yang lain, sehingga menyebabkan teorinya kurang dipakai di abad setelah ia meninggal.


     Kesimpulan yang saya dapat dari membaca ke-2 buku tersebut dimana Karl Marx sebagai seorang filsuf yang memperjuangkan penghapusan kelas di zamannya dengan pembagian kaum borjuis dengan kaum proletar, dimana kaum proletar sebagai penggerak revolusioner untuk terciptanya masyarakat yang ideal. Disamping itu Karl Marx juga mempunyai kekurangan sebagai pengamat ekonomi dimana Karl Marx hanya melihat permasalahan ekonomi yang terdapat dizaman ia hidup dimana ia hanya melihat dari satu aspek saja dan tidak melihat aspek lainnya sehingga kekuatan teorinya bisa hilang di telan zaman karena perubahan ilmu pengetahuan dan pemikiran yang bergerak sangat cepat.

Komentar

Postingan Populer